OUR NETWORK

Kisah Tujuh Pemain Muda Jagoan Ferguson Pada Tahun 2001 (1)

Sepanjang sejarah Manchester United, sudah banyak pemain yang berhasil menembus tim utama setelah menjalani proses panjang bersama tim akademi. Banyak dari mereka yang kemudian menjadi legenda klub seperti Bobby Charlton, Ryan Giggs, Paul Scholes, Gary Neville, David Beckham, dan masih banyak lagi.

Akan tetapi, tidak sedikit pula yang berhasil menembus tim utama namun justru meraih kesuksesan di tim lain. Paul Pogba misalnya. Gagal mendapat kepercayaan di United, ia menjadi bintang saat bermain di Juventus. Mulai 2016 lalu, ia kembali ke United dan siap menjadi bintang meski perjalanannya sangat berliku.

Ada juga yang diharapkan bisa menjadi pemain masa depan United, namun penampilannya tidak kunjung meyakinkan sehingga harus pindah ke tempat lain. Adnan Januzaj dan Michael Keane adalah contohnya. Januzaj bahkan bersinar pada musim pertamanya bersama tim utama, namun penampilannya berantakan sehingga sekarang terdampar di Real Sociedad. Hal serupa juga menimpa Michael Keane yang justru menjadi pemain utama di Burnley dan Everton.

Mundur jauh pada 2001. Saat itu, Setan Merah asuhan Sir Alex Ferguson baru saja meraih gelar Premier League ketiga secara beruntun. Mengingat Fergie begitu menyukai regenerasi, Fergie ingin skuatnya kembali diisi pemain-pemain muda. Ketika itu, dia sudah mempersiapkan tujuh nama yang ia harapkan bisa mengulang kisah Class of 92.

“Banyak prospek hebat di Old Trafford. Kami harap Darren Fletcher bisa sembuh dari patah kaki. Begitu juga dengan Michael Stewart dan Luke Chadwick, serta John O’Shea. Ada bek kiri muda bernama Paul Tierney, lalu Danny Pugha. Selain itu, ada juga bocah laki-laki yang masih berusia 16 tahun bernama Kieran Richardson. Dia akan menjadi pemain yang fantastis,” kata Ferguson.

Manajer tersukses sepanjang masa itu percaya diri kalau tuuh nama tadi akan menjadi penggawa Setan Merah di masa yang akan datang. Namun, Sir Alex Ferguson hanyalah manusia yang prediksinya bisa salah. Itu juga yang terjadi ketika tidak semua pemain yang disebut berhasil menembus tim utama Manchester United.

Darren Fletcher

Kita semua sudah tahu bagaimana perjalanan karier pria Skotlandia ini. Menurut Manchester Evening News, United sebenarnya ingin memberikan debut kepada Fletcher lebih cepat yaitu ketika usianya masih 16 tahun. Sayangnya, aturan saat itu belum memperbolehkannya bermain. Ia harus menunggu selama tiga tahun untuk bisa debut tim utama yaitu ketika United bertanding melawan Basel pada Liga Champions 2002/2003. Sejak saat itu, namanya langsung masuk dalam tim utama, meraih lima gelar liga dan satu Liga Champions. Tidak hanya di United, namanya juga melegenda di timnas Skotlandia.

John O’Shea

Sama seperti Fletcher, O’Shea juga melegenda di Manchester United sekaligus membuktikan kalau prediksi Fergie tepat. Ia adalah salah satu tipe pemain yang bisa dimainkan di banyak posisi. Bahkan pernah menjadi penjaga gawang. Sederet momen-momen kunci berhasil ia torehkan. Beberapa yang paling diingat adalah ketika ia mencetak gol di Anfield, chip ke gawang Arsenal, dan gol tunggal pada semifinal Liga Champions melawan klub yang sama.

Michael Stewart

Michael Stewart (Foto: BBC)

Pemain Skotlandia ini sudah melakoni debut sebelum Ferguson mengeluarkan prediksinya. Pada 2001, Fergie sebenarnya ingin meminjamkan Stewart ke Royal Antwerp bersama John O’Shea dan Jimmy Davis. Akan tetapi, si pemain menolak dan merasa kalau dia bisa bersaing dengan seniornya saat itu, Roy Keane. Namun ia gagal membuktikan ucapannya tersebut dan pindah pada tahun 2005 setelah dua kali menjalani peminjaman bersama Nottingham Fores dan Hearts. Pada 2014 lalu, ia banting setir menjadi seorang politikus.

 

Comments

Loading...