OUR NETWORK

Haruskah Manchester United Menambah Pemain Lagi?

Rentetan hasil positif yang diterima Manchester United sepanjang pra-musim membuat rasa optimis para penggemar United meningkat. Empat pertandingan selalu diakhiri dengan kemenangan. Performa para pemain juga satu per satu mencuri perhatian. Banyak yang yakin kalau musim 2019/2020 akan menjadi musim yang jauh lebih baik ketimbang musim lalu.

Satu hal yang mencolok adalah bagaimana para pemain muda mengambil peran dalam laga-laga pra-musim. Tahith Chong, Angel Gomes, Mason Greenwood, Axel Tuanzebe, dan James Garner, beberapa kali tampil sangat baik. Gomes dan Greenwood bahkan sudah mencetak gol. Hal ini yang membuat suporter merasa yakin kalau United tidak perlu lagi membeli pemain baru dan lebih baik mengembangkan pemain yang ada.

Musim lalu, United menjalani musim yang bisa dikatakan buruk sepanjang sejarah mereka. Jangankan menjadi juara, menginjak posisi empat saja mereka tidak mampu. Di akhir musim, United finis 32 poin di belakang juara bertahan. Perombakan besar-besaran dengan membeli beberapa pemain baru disinyalir menjadi cara yang dilakukan.

Sejauh ini, Manchester United sudah mendapatkan dua nama. Mereka adalah Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka. Keduanya sudah menunjukkan penampilan ciamik sepanjang pra-musim. Akan tetapi, banyak yang merasa kalau dua nama ini saja tidak cukup untuk memperkuat skuad United yang bisa finis pada papan atas.

Hal ini yang membuat banyak pendukung merasa kalau bursa transfer kali ini tidak akan jauh berbeda dibanding musim lalu. Saat itu, United berhenti dengan tiga rekrutan saja, yang salah satunya hanya menjadi penjaga gawang ketiga. Inilah yang dikhawatirkan akan kembali terjadi pada musim panas kali ini. Padahal, Setan Merah kerap dikait-kaitkan dengan ratusan pemain sepakbola di seluruh Eropa.

Ole Gunnar Solskjaer menyebut kalau United memang masih menyelesaikan satu sampai dua negosiasi dengan pemain baru. Jika melihat rumor yang beredar, dua nama itu tidak jauh-jauh diantara Bruno Fernandes dan Harry Maguire. Dengan bursa transfer yang tinggal tersisa dua minggu lagi, belum terlihat adanya titik terang dari perkembangan transfer tersebut.

Sejak Sir Alex Ferguson pensiun, United nampak kesulitan dalam berburu pemain baru. Banyak dari target utama yang luput sehingga mereka terkadang hanya mendapatkan pemain alternatif kedua atau bahkan tidak membeli sama sekali. Ada beberapa faktor yang juga berperan seperti daya tarik klub yang mulai luntur, hingga inflasi harga pemain yang beberapa kali dikeluhkan Ed Woodward.

“Di samping inflasi bursa transfer serta spekulasi dan cerita-cerita yang menyesatkan, tim rekrutmen United sedang bekerja dengan tenang di balik layar untuk mendatangkan pemain-pemain lainnya, yang cocok dengan visi jangka panjang klub ini,” tutur Woodward.

Saat ini, United sedang fokus-fokusnya memboyong Harry Maguire. Namun menurut Manchester Evening News, nilai 80-90 juta paun yang menjadi permintaan kubu Leicester, terasa memberatkan kubu United. Bahkan klub sekelas Manchester City saja tidak sanggup memenuhi permintaan tersebut. Manajemen United sudah menegaskan kalau di lantai bursa, mereka tidak akan membeli seorang pemain dengan nilai yang melebihi harga pasar. Bahkan, jika Maguire tidak datang, Solskjaer siap mengandalkan bek yang sudah ada.

“Kami punya enam bek tengah saat ini, jadi kami akan melakukan rotasi. Sejauh ini, para pemain belakang tampil baik saat diberi kesempatan. Phil Jones bermain dalam tiga laga pertamanya, jadi kami mengistirahatkan pada laga melawan Spurs. Rojo dan Smalling mengambil kesempatan mereka dengan baik dalam laga ini,” kata Solskjaer.

Ada indikasi kalau pemain baru tidak akan datang. Hal ini muncul dari komentar Solskjaer yang menyebut kalau dirinya tidak akan kecewa jika tidak ada pemain lagi yang masuk. Menurutnya, pemain yang sudah ada sekarang, sudah cukup untuk membuat United setidaknya tampil jauh lebih baik pada musim depan.

“Saya puas dengan dua pemain yang sudah didapat. Dalam situasi ini, lebih baik kita bersabar karena kita harus banyak mempertimbangkan hal lain. Ketika ada kesulitan, kita tidak bisa langsung pindah ke jalur (pemain) lain. Saya sama sekali tidak akan frustrasi (jika gagal mendapatkan pemain lagi),” ujar Solskjaer.

Jurnalis Manchester Evening News, Dominic Booth, menyebut kalau baik Solskjaer dan Woodward sebenarnya frustrasi dengan pergerakan timnya di bursa transfer kali ini. Hanya saja, keduanya tidak akan mengakuinya di depan umum. Asumsi ini muncul mengingat waktu terus berjalan dan tanggal sembilan Agustus yang sudah semakin dekat.

“Solskjaer dan Woodward tidak akan mengakuinya di depan umum, tetapi mereka sangat frustrasi dengan sikap Newcastle yang menahan Sean Longstaff, lalu berita tentang Bruno Fernandes yang nilainya lebih tinggi dari yang dibayangkan, (lalu saga transfer Maguire). Penandatanganan dua pemain nampaknya sulit terealisasi mengingat waktu terus berjalan,” tutur Booth.

Solskjaer mungkin akan tetap mengandalkan pemain yang sudah ada. Namun hal ini sangat berisiko mengingat mayoritas dari mereka kerap bermasalah dalam hal kebugaran dan konsistensi. Lini belakang bisa menjadi contoh. Meski punya enam bek tengah yang dimiliki, namun setengah dari mereka punya riwayat cedera yang mengkhawatirkan.

United juga harus paham, meski bursa transfer masuk Premier League berakhir pada tanggal sembilan Agustus, namun para pemain mereka masih bisa hengkang mengingat bursa transfer liga lain masih buka hingga akhir Agustus. Hal ini berarti, Paul Pogba dan Romelu Lukaku masih bisa pindah setelah bursa transfer Premier League berakhir. Tentu sangat mengkhawatirkan jika dua pemain ini pindah disaat United tidak mendapat satu pemain tambahan hingga jendela transfer selesai.

Comments

Loading...