OUR NETWORK

Zlatan Ibrahimovic, Marco van Basten, dan Serie A yang Bikin Nostalgia

Rumor kepindahan Zlatan Ibrahimovic kembali ke Serie A Italia sempat mengemuka belakangan ini. Agen Zlatan, Mino Raiola memberikan pernyataan soal kemungkinan Zlatan pindah ke Napoli, Italia. “Terkait Zlatan, dia selalu jatuh cinta pada Naples dan gairah dari Neapolitan,” ungkap Raiola.

Zlatan sendiri memang hanya mendapatkan tawaran kontrak berdurasi satu tahun dari manajemen Manchester United, ketika datang ke Old Trafford pada awal musim 2016/2017 ini; meski ada opsi perpanjangan satu tahun di akhir musim.

Hingga menjelang berakhirnya musim, yang juga berarti habisnya kontrak Zlatan, masih belum ada pembicaraan apa pun mengenai masa depannya bersama United. Meski pun laporan terbaru Daily Mail menyebut penyerang berkebangsaan Swedia tersebut siap untuk melanjutkan karir bersama tim Setan Merah sampai 2019, namun tetap saja rumornya belum berhenti.

Pengakuan Zlatan soal sosok pemain legendaris Serie A, Marco van Basten, yang dijadikannya sebagai panutan bukan tak mungkin juga ada hubungannya dengan rencana kepindahannya kembali ke liga Negeri Pizza itu.

Baru-baru ini, Zlatan mengaku banyak belajar dari permainan bomber AC Milan itu, ketika masih mengawali karier di Serie A sejak musim 2004. Meski hanya belajar dari video, namun menurutnya ketajamannya juga dipengaruhi oleh legenda Belanda itu.

Ketika pertama kali datang ke Serie A dari klub Eredivisie Belanda, Ajax Amsterdam, dan bergabung ke Juventus, Fabio Capello yang saat itu menangani klub berjuluk La Vecchia Signora tersebut memberinya video permainan Van Basten untuk dipelajari Zlatan. Capello menganggap tipe permainannya sama dengan striker legendaris itu.

Pengakuan itu sendiri diungkap oleh bomber gaek yang kini sudah berusia 35 tahun tersebut ketika diwawancarai oleh Capello, belum lama ini, seperti dikutip dari Goal.

“Anda mengatakan kepada bahwa saya memiliki gaya yang sama dengan Van Basten. Tapi di depan gawang, pergerakannya jauh lebih baik dari saya. Jadi Anda memberikan rekaman permainan Van Basten kepada saya, dan saya merasa harus belajar dari caranya bergerak dan menirunya. Anda membiarkan saya duduk dan memutar video itu. Jadi saya menonton Van Basten mencetak banyak golnya,” ucap Zlatan bercerita.

“Setelah 10 menit, saya melihat sekeliling ruang ganti dan menyadari tidak ada siapa pun. Hanya ada saya dan Van Basten. Tapi saya menontonnya hingga selesai. Hal itu benar-benar luar biasa, karena seseorang yang mengetahui banyak tentang sepak bola dan telah memenangkan banyak hal mau membantu saya, dan saya merasa terhormat akan hal tersebut,” pungkas sang penyerang.

Meski Zlatan hanya dua musim berseragam Juventus, namun saat itu dia masih betah berkompetisi di Serie dan bermain di Inter Milan selama tiga musim, sebelum hijrah ke klub La Liga Spanyol Barcelona.

Pada musim 2010, dia pun kembali ke Serie A dan bergabung dengan AC Milan. Bertahan selama dua musim, total karir Zlatan di Serie A mencapai tujuh musim. Selama itu pula dia meraih banyak gelar, berupa enam Scudetto atau juara liga dan tiga trofi Piala Super Italia.

Selain itu, pemain kelahiran 3 Oktober 1981 itu juga pernah dua kali menjadi top skor Serie A pada 2009 dan 2012, pemain terbaik Serie A dan pemain asing terbaik Serie A masing-masing tiga musim, dan pemain yang paling dicintai di Serie A pada 2005. Catatan ini tak bisa dipungkiri bahwa Zlatan punya kenangan manis di Serie A.

Bahkan, dia juga mengaku sebenarnya berat meninggalkan Milan saat pindah ke klub Ligue 1 Prancis Paris Saint-Germain pada 2012. Apalagi, menurutnya ketika itu keluarganya sudah betah tinggal di Italia.

“Keluarga saya sangat bahagia di Milan,” katanya dilansir Fox Sports. “Saya sebenarnya tidak ingin meninggalkan Milan. Ketika Anda merasa bahagia, Anda pasti bahagia,” tambah Zlatan lagi yang menyebut saat bermain di klub berjuluk Rossoneri itu dia merasa memiliki tim yang luar biasa. Makanya, bukan tak mungkin jika dia ingin kembali ke kompetisi yang membesarkan namanya itu.

Namun, pernyataan Raiola, agen Zlatan baru-baru ini, setidaknya mungkin bisa sedikit menghapus kekhawatiran para fans United yang merasa akan kehilangan sang idola pada akhir musim ini. Dia mengklaim bahwa skenario perpindahan Zlatan ke Napoli tidak akan terjadi, seperti dilansir oleh Goal, meski kini klub itu memang dikabarkan juga tengah melirik kliennya. Pemain yang sejauh ini sudah mencetak 26 gol untuk The Red Devils di semua kompetisi itu juga tak mau lagi membahas soal rumor tersebut. “Saya sejauh ini baik-baik saja di United,” pungkas Zlatan mencairkan suasana.

Comments

Loading...