OUR NETWORK

5 Pemain Bintang yang Menyesal Gagal Gabung ke Manchester United

Bisa bermain untuk kesebelasan sekelas Manchester United tentu saja menjadi impian banyak pesepakbola di seluruh penjuru dunia. Mengingat Setan Merah merupakan salah satu kesebelasan besar yang meraih banyak kesuksesan dalam berbagai ajang sepakbola. Berbagai trofi sudah pernah pula dimenangkan United, mulai dari gelar juara domestik hingga turnamen elit Eropa Liga Champions.

Makanya, tidak heran jika banyak pemain yang ingin memperkuat The Red Devils. Namun, tentu saja tidak semua orang bisa masuk ke tim ini. Namun, memang ada pula beberapa pemain yang menolak tawaran untuk pindah ke Old Trafford. Nah, lima pemain berikut ini ternyata sekarang malah merasa menyesal sudah pernah melakukan penolakan hingga gagal bergabung dengan United di masa lalu.

  1. Eidur Gudjohnsen

Siapa sangka, penyerang legendaris Islandia ini pernah menolak tawaran bergabung dengan United, bahkan hingga dua kali. Pada era 2000-an, Eidur Gudjohnsen memang dikenal sebagai salah seorang bomber tajam di Eropa. Ketika itu, dia berhasil memikat Chelsea dan membela klub tersebut selama enam musim sejak 2000/2001. Kemudian, giliran Barcelona mengontraknya selama empat musim.

Kini, Gudjohnsen pun menyesali keputusannya di masa lalu itu. Dia mengaku merasa telah menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman besar. “Ada penyesalan karena tidak pernah bermain untuk United, atau penyesalan tak pernah bermain di bawah arahan Sir Alex Ferguson lebih dari United sebagai klub. Ada dua kesempatan di mana itu merupakan hal nyata,” ucap Gudjohnsen.

  1. Juan Roman Riquelme

Mantan gelandang serang internasional Argentina ini pernah menjadi bintang Barcelona pada musim 2002/2003. Namun, Juan Roman Riquelme hanya bertahan semusim, sebelum dipinjamkan ke klub Spanyol Lainnya, Villarreal dalam dua musim berikutnya hingga dipermanenkan pada 2005. Setelah dia menemukan kembali permainan terbaiknya, tawaran pun datang dari The Red Devils pada 2006.

Namun, Riquelme malah menolaknya, dengan alasan sudah merasa nyaman dengan suasana dan rekan-rekannya di Villarreal. “Satu-satunya hal yang saya sesali dalam karier saya adalah keputusan saya saat di hotel di Inggris sebelum semifinal [Liga Champions 2005/2006, April 2006] melawan Arsenal, saat United datang untuk menawari saya pindah dan saya mengatakan tidak,” ungkapnya.

  1. Emmanuel Petit

Legenda Arsenal ini menjadi salah satu gelandang yang cukup disegani pada era 1990-an, terutama setelah dia mengantarkan tim nasional Prancis mengawinkan gelar juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Saat pertama pindah mengawali karier di Inggris pada 1997/1998, dia langsung sukses membawa Arsenal menjuarai Premier League Inggris, sebelum direkrut oleh Barcelona pada 2001.

Ternyata Petit pun pernah mendapat peluang bermain untuk United. Namun, dia juga melewatkan kesempatan itu. “Saya bisa saja bermain untuk United. Saya sungguh menyesal tidak melakukan itu sekarang. Saya bisa bermain dengan [Ryan] Giggs, [Paul] Scholes dan yang lainnya. Beberapa pemain luar biasa,” kata pemain yang kemudian mengakhiri karier profesionalnya di Chelsea pada 2004 itu.

  1. Oliver Kahn

Kiper sangar ini dikenal sebagai legenda raksasa Jerman, Bayern Muenchen, klub yang membawanya meraih berbagai trofi bergengsi Eropa, termasuk juara Liga Champions 2000/2001. Sejak direkrut dari Karlsruher SC pada 1994, Oliver Kahn mulai menjelma sebagai kiper papan atas dunia. Di tengah puncak kariernya, dia pun menerima pinangan dari tim Setan Merah, tepat pada awal 2000-an silam.

Bahkan, mantan kapten Muenchen dan tim nasional Jerman ini pernah hampir bergabung ke United, karena Sir Alex Ferguson sangat menginginkannya. “Dia [Ferguson] percaya saya akan bergabung ke United pada 2003 atau 2004. Namun, membangun Bayern lebih penting. Melihat ke belakang, saya percaya seharusnya menerimanya saat itu,” kata pemain yang menutup kariernya di Muenchen itu.

  1. Pavel Nedved

Pemain yang pernah meraih penghargaan bergengsi bagi pemain sepak bola dunia, Ballon d’Or pada 2003 ini memang tak pernah menerima langsung tawaran untuk bergabung ke United. Namun, Pavel Nedved yang kini dikenal sebagai legenda Juventus ini ternyata pernah berharap bisa bermain untuk The Red Devils, pada masa jaya karier profesionalnya di era 2000-an. Namun, itu tak pernah terjadi.

“Penyesalan? Saya tidak pernah main untuk United. Saya akan menyukai itu. Tawaran transfer tidak pernah ada, hanya dari Chelsea. Saya menyukai Paul Scholes dan Ryan Giggs, yang saya kagumi. Saya sedikit cemburu pada Karel Poborsky [rekan dari Republik Ceko], yang pernah main di United [1996-1998] dan menjalani pertandingan hebat. Saya tahu dia masih merasakan cinta itu,” ungkap Nedved.

Comments

Loading...