OUR NETWORK

2016, Tahunnya Keputusan-Keputusan yang Merugikan Manchester United

Wasit adalah seseorang yang bertugas memimpin jalannya suatu pertandingan agar pertandingan tersebut berjalan lancar dan sportif. Wasit harus memilliki sifat yang tegas dalam mengambil keputusan agar tidak ada pihak yang dirugikan. Namun bagaimana jika wasit melakukan sebuah kesalahan dalam mengambil keputusan?

Tentunya keputusan itu akan menjadi sebuah kontroversi yang bersifat menguntungkan bagi satu kesebelasan dan merugikan bagi kesebelasan lain. Hal itulah yang dialami Manchester United musim ini. Banyak sekali keputusan kontroversial yang terjadi dalam beberapa laga yang dilakoni Manchester United musim ini. Bahkan sang pelatih, Jose Mourinho, mengatakan “Jika Anda mengatakan soal keputusan, Manchester United adalah juaranya keputusan salah,” dilansir dari Manchester Evening News.

Berikut kami sarikan momen-momen saat United dirugikan oleh keputusan wasit.

Man. United 1 vs 2 Man. City

claudio-bravo-rooney

Derby Manchester selalu berjalan dengan tensi tinggi. Musim ini Manchester United kembali bertemu Manchester City pada 10 September 2016. Laga ini dipimpin oleh wasit Mark Clattenburg. Pertandingan berjalan sangat panas. Terhitung enam kartu kuning dikeluarkan oleh Mark Clattenburg.

Keputusan kontroversial pun terjadi saat Claudio Bravo gagal mengantisipasi backpass dari rekannya dan saat itu Wayne Rooney mencoba merebut bola. Claudio yang berada pada posisi yang tidak menguntungkan pun harus melakukan tekel keras terhadap Wayne Rooney di dalam kotak penalti. Pelanggaran tersebut sangat terlihat jelas dan layak untuk diganjar kartu merah dan penalti untuk United. Namun, Clattenburg tidak menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran dan City pun menang dengan skor 2-1 dan menjadikannya sebagai kekalahan pertama untuk United musim ini.

Feyenoord 1 vs 0 Man. United

28aa79c5-f846-4770-8f48-5ffd0defc494

Tak hanya di Liga Inggris United mendapatkan keputusan kontroversial, di liga Eropa pun United harus mendapatkan keputusan yang merugikan bagi tim. Saat melawan Feyenord 15 September 2016, United kembali menerima keputusan yang merugikan dari wasit. Jesus Gil Manzano selaku wasit yang memimpin laga pada saat itu melakukan blunder. Saat itu, Nicolai Jorgensen yang sudah berada pada posisi offside menggiring bola dan melakukan umpan silang kepada Tonny Vilhena dan berujung pada gol untuk Feyenord. Posisi offside Nicolai luput dari pengamatan wasit dan wasit pun mengesahkan gol yang diciptakan oleh Vilhena.

Watford 3 vs 1 Man. United

miguel-britos-anthony-martial

“Kesalah wasit dan hakim garis tidak berada di bawah kontrol saya, saya tidak bisa mengubah ini (keputusan wasit). Kita tidak bisa mengatur wasit, kita tidak bisa mengatur momen keberuntungan,” begitulah ungkapan Mourinho yang dilansir dari Manchester Evening News. Ungkapan Mourinho itu dikarenakan Miguel Britos melakukan tekel terhadap Anthony Martial namun wasit Michael Oliver tidak menganggap itu sebagai pelanggaran.

Chelsea 4 vs 0 Man. United

fellaini-luiz

Martin Atkinson membuat keputusan kontroversial saat memimpin laga Chelsea vs United 23 Oktober 2016 lalu. David Luiz yang melakukan pelanggaran keras dengan menendang lutut Fellaini saat memperebutkan bola lambung hanya mendapatkan kartu kuning. Pelanggaran sekeras itu harusnya layak dikenai kartu merah oleh wasit. “Perlu Anda ketahui, saya meninggalkan ini untuk kalian. Setelah kalah 4-0, saat saya berbicara tentang wasit, kalian selalu mengelak,” ungkap Mourinho.

Man. United 0 vs 0 Burnley

mou-sent-burnley

Lagi-lagi Mark Clattenberg membuat kontroversi saat memimpin laga United. Kontroversi terjadi saat Jon Flanagan terlihat melanggar Matteo Darmian tepat di dekat kotak area pertahanaan. Ini membuat Mourinho melayangkan protes keras kepada Clattenberg sehingga Mourinho pun diusir dari pinggir lapangan dan menyaksikan laga dari atas tribun penonton. Kemarahan Mourinho pun semakin bertambah setelah Ander Herrera mendapatkan kartu kuning kedua sehingga membuatnya meninggalkan lapangan terlebih dahulu.

Man. United 1 vs 1 Arsenal

valencia-monreal

Manchester United yang menjadi tuan rumah saat menjamu Arsenal. Namun sayang status tuan rumah tak jua membawa United memenangi laga. Tidak hadirnya Ibrahimovic dan Wayne Rooney yang dijadikan cadangan membuat United sedikit kesulitan mencetak gol. Laga pun berjalan sengit terutama di lini tengah.

Pada menit ke-34 tensi pertandingan semakin panas setelah Antonio Valencia mendapat gangguan dari Nacho Monreal sehingga terjatuh di dalam kotak penalti. Namun secara mengejutkan wasit Andre Marriner tidak menganggap itu sebagai pelanggaran. Pemain MU pun melancarkan protes karena menganggap itu sebagai pelanggaran yang dapat menghasilkan penalti bagi MU.

Crystal Palace 1 vs 2 Man. United

bailly

Wasit Craig Pawson mendapat sorotan ketika memimpin laga Man. United vs Crystal Palace. Hal ini karena wasit banyak melakukan kesalahan saat mengambil keputusan. Beberapa keputusan kontroversialnya antara lain; Mengesahkan gol Pogba yang berada dalam posisi offside, kemudian hanya memberikan kartu kuning kepada Marcus Rojo yang melakukan pelanggaran keras terhadap Wilfired Zaha, Joe Ledley yang melakukan handball pun tak mendapat teguran apa-apa, menganulir gol Juan Mata yang berdiri pada posisi onside dan tekel keras Lee Chung-Yong kepada Eric Bailly luput dari penglihatan Pawson.

Man. United 2 vs 1 Middlesbrough

zlatan-middlesbrough

Keputusan kontroversial dalam laga ini adalah saat gol Zlatan Ibrahimovic dianulir oleh wasit Lee Mason karena Ibra dianggap melakukan pelanggaran terhadap Victor Valdes padahal jika gol itu tidak dianulir oleh wasit, itu akan menjadi gol ke-51 bagi Ibra musim ini yang dapat mambawanya menyamai rekor Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak benua Eropa. Dan satu lagi yang cukup kontroversial saat Anthony Martial mendapat tekel keras di babak kedua namun Mason tak melihat pelanggaran itu.

Man. United 2 vs 0 West Ham

Dalam laga ini keputusan kontroverisal yang dilakukan oleh wasit sedikit menguntungkan Man. United karena Ibrahimovic yang mencetak gol dalam posisi offside luput dari pandangan wasit sehingga wasit Michael Dean mengesahkan gol Ibra. Kartu merah yang diberikan kepada Feghouli yang dianggap melanggar Phil Jones pun juga tak kalah kontroversial karena saat itu Feghouli dan Jones berada dalam posisi 50:50.

Sumber : manchestereveningnews.co.uk, bola.net

Comments