in

Tinjauan Pekan Keempat Premier League 2017/2018

Pekan keempat Premier League sudah berakhir pada Selasa (12/9) dini hari. Pertandingan West Ham United melawan Huddersfield menjadi penutup pekan keempat. Duo Manchester bertahan pada posisi pertama dan kedua dengan sama-sama mengumpulkan 10 poin. Posisi keduanya diikuti Chelsea dan Watford yang berselisih satu dan dua poin saja. Berikut rangkuman Premier League 20172018 pekan keempat.

Ironi Dua Terbaik

Sebelum pekan keempat dimulai, Premier League menasbihkan Sadio Mane dan David Wagner sebagai pemain dan manajer terbaik bulan Agustus. Akan tetapi keduanya justru mendapat hasil yang kurang memuaskan ketika memasuki September.

Sadio Mane hanya bermain selama 37 menit ketika Liverpool dihancurkan 0-5 oleh tuan rumah Manchester City. Pemain Senegal tersebut diusir ketika kakinya mengarah ke wajah penjaga gawang Ederson dalam duel perebutan bola. Ini merupakan kekalahan dengan selisih lima gol kedua yang pernah diterima Jurgen Klopp. Terakhir kali ia menerima kekalahan dengan selisih lima gol terjadi pada 2006 ketika ia masih memimpin FSV Mainz.

Sementara sang manajer terbaik harus menerima kekalahan ketika Huddersfield takluk dari West Ham United 0-2. Kekalahan ini membuat The Terriers harus turun ke posisi ketujuh.

Dua Kesebelasan Raih Tripoin Perdana

Kemenangan atas Huddersfield membuat West Ham United meraih tripoin perdananya musim ini. Bermain untuk pertama kalinya di kandang, skuatd asuhan Slaven Bilic menang 2-0. Dua gol Si Palu dicetak oleh kaki Pedro Obiang dan Andre Ayew dalam pertandingan di mana Bilic memakai formasi 3-4-3. Akan tetapi hasil ini belum membuat mereka keluar dari zona merah karena masih terjebak di posisi ke-18.

Selain West Ham, Brighton akhirnya meraih kemenangan pertamanya sepanjang sejarah Premier League. Skuat asuhan Chris Hughton ini secara mengejutkan mengalahkan West Brom 3-1. Gelandang asal Jerman, Pascal Gross, menjadi bintang berkat dua golnya sementara satu gol lainnya dicetak oleh Tomer Hemed yang menjadikannya sebagai pemain Israel pertama yang mencetak gol di Premier League sejak 2013 silam.

Frank De Boer Jadi Korban Kerasnya Premier League

Kekalahan Crystal Palace dari Burnley membawa korban. Manajer mereka, Frank De Boer resmi dipecat sehari setelah kekalahan tersebut. De Boer dipecat meski pada pertandingan tersebut Palace tampil mendominasi dengan 23 tembakan.

Kekalahan ini membuat The Eagles menjadi tim pertama yang selalu kalah dalam empat pertandingan awal dan belum mencetak gol setelah terakhir kali Preston North End pada musim 1924/1925. Selain itu mantan pemain Barcelona ini menjadi manajer dengan karir terpendek sepanjang sejarah Premier League dengan didepak hanya dari empat laga. Rekor sebelumnya dipegang eks manajer Charlton Athletic yang dipecat setelah pertandingan ketujuh.

Sandungan Pertama United dan Rekor Hughes

Manchester United memang masih berada pada posisi pertama klasemen sementara. Akan tetapi pada pekan keempat mereka tertahan oleh Stoke City 2-2. Bermain sebagai tamu, Iblis Merah sempat tertinggal melalui gol Maxim Choupo-Moting.

Jelang akhir babak pertama, Marcus Rashford menyamakan kedudukan. Sempat unggul melalui Romelu Lukaku, namun striker Kamerun tersebut kembali menyamakan kedudukan. Hasil ini menjadikan Mark Hughes menjadi manajer kedua setelah Ronald Koeman yang belum terkalahkan dalam empat pertandingan menghadapi Jose Mourinho.

Debut Mengecewakan Renato Sanches

Swansea meminjam gelandang Bayern Munchen, Renato Sanches jelang tenggat bursa transfer. Akan tetapi debutnya di Premier League justru mengecewakan. Dimainkan sebagai starter dalam laga melawan Newcastle, Sanches hanya mampu membuat satu tembakan, satu umpan silang, satu dribel sukses, dan tanpa sekalipun memenangi duel udara. Tak ayal, aksinya pun menjadi bahan olok-olok pendukung Swansea di media sosial.

Facebook Comments

Written by Ajie Rahmansyah

Ajie Rahmansyah

Penulis yang seumur hidupnya mencintai Manchester United dan Sepakbola