in

Kesalahan Strategi Menjadi Penyebab Kalahnya Manchester United atas Real Madrid

Manchester United takluk dari Real Madrid dalam perebutan Piala Super Eropa yang berlangsung Kamis (9/8) dini hari tadi di Phillip II Arena Skopje, Makedonia. Skuat asuhan Jose Mourinho tersebut kalah dengan skor 2-1. Dua gol Los Blancos dicetak oleh Casemiro dan Isco sementara satu-satunya gol United dicetak Romelu Lukaku di babak kedua.

Dalam laga yang dipimpin wasit Gianluca Rocchi, Manchester United tidak bisa menurunkan Eric Bailly dan Phil Jones karena mengalami skorsing. Hal ini yang membuat iblis merah memainkan duet Chris Smalling dan Victor Lindelof. Sementara Gareth Bale yang sempat diragukan akan bermain justru diturunkan dari menit awal bersama Karim Benzema dan Isco.

Sekilas terlihat United akan memainkan formasi dengan empat pemain belakang karena hanya Smalling dan Lindelof yang merupakan bek tengah murni. Akan tetapi dalam prakteknya, Mou justru memainkan tiga bek tengah dengan Matteo Darmian diturunkan sebagai center back ketiga. Sedangkan posisi wing back diisi oleh Antonio Valencia dan Jesse Lingard. Dengan formasi ini terlihat bahwa United ingin bermain dengan serangan balik memanfaatkan kecepatan kedua pemain tersebut.

Akan tetapi strategi itu tampaknya tidak berjalan dengan baik. Trio Smalling, Lindelof dan Darmian kesulitan mengimbangi agresifnya trio Benzema, Bale, dan Isco. Perpindahan ketiga pemain ini membuat para bek tengah United kesulitan dalam mengambil posisi karena pergerakan ketiga pemain Madrid tersebut membuat para pemain dari lini kedua bisa mendapat celah kosong.

Celah kosong ini yang kemudian dimanfaatkan oleh Casemiro dalam proses gol pertama Madrid. Terlepas dari offside atau tidaknya Casemiro, namun pemain asal Brasil ini mampu mencuri celah yang ditinggalkan oleh Lindelof dan Valencia. Gol ini yang kemudian membuat United kesulitan membangun serangan mengingat para pemain yang bisa dijadikan sebagai poros serangan macam Pogba dan Herrera lebih berfokus pada pertahanan.

Sementara itu Real Madrid mampu bermain nyaman dikarenakan adanya Isco yang bermain apik dalam formasi 4-1-4-1 Madrid yang kerapkali berubah menjadi 4-3-1-2. Pola permainan ini membuat mantan pemain Malaga tersebut bisa bergerak bebas mengkreasi serangan disaat para pemain lini tengah Madrid macam Kroos dan Luka Modric mendapat pengawalan ketat. Kombinasinya dengan Gareth Bale membuat dia bisa membobol gawang David De Gea di menit ke-52.

Di babak kedua, United mengubah sedikit strateginya dengan memasukkan Marcus Rashford menggantikan Jesse Lingard. Masuknya striker muda ini membuat Romelu Lukaku memiliki partner di lini depan sekaligus membuat serangan para pemain United menjadi lebih cair. Terbukti masuknya pemain bernomor punggung “19” ini merepotkan sisi kanan Madrid yang diisi Dani Carvajal.

Selain Rashford, masuknya Marouane Fellaini juga memberikan dimensi baru bagi serangan setan merah. Masuknya pemain Belgia ini membuat United lebih baik terutama dari segi duel-duel udara. Kehadiran Fellaini juga membuat para pemain tengah United bisa bermain lebih menyerang. Proses gol yang didapat Romelu Lukaku berasal dari bola rebound hasil tembakan Nemanja Matic yang bermain lebih ke depan pasca masuknya Fellaini.

Setelah mencetak gol, permainan United jauh lebih baik dan mendapatkan beberapa peluang. Salah satunya ketika tembakan Rashford masih bisa digagalkan Keylor Navas. Meski sempat beberapa kali kesulitan mengantisipasi serangan balik Madrid, United masih selamat dari kebobolan lebih banyak gol lagi berkat penampilan David De Gea.

Pasca pertandingan, Jose Mourinho mengungkapkan bahwa kekalahan ini membuatnya kecewa. Namun manajer Portugal tersebut berharap para pemainnya bisa membalas hasil ini dengan mengalahkan West Ham United Minggu mendatang.

“Ya kami layak untuk beristirahat besok dan Kamis akan memulai lagi. Kami bertarung mempertaruhkan segalanya. Saya senang menjadi manajer untuk orang-orang seperti ini. Saya berkata beberapa hari lalu bahwa selama karir saya, saya tidak pernah mendapatkan kelompok pemain seperti sekarang ini.”

“Saya senang berada bersama mereka dan bertarung bersama mereka. Jadi mari kita fokus pada hari Minggu. Old Trafford menunggu kita dan saya rasa Old Trafford punya alasan berada di belakang kita,” ujarnya

Facebook Comments

Written by Ajie Rahmansyah

Ajie Rahmansyah

Penulis yang seumur hidupnya mencintai Manchester United dan Sepakbola