in

Simpati untuk Wonderkid Ajax yang Pensiun Dini karena Kerusakan Otak

Beberapa hari ini linimasa media sosial dunia sepakbola ramai mempublikasikan sebuah foto pemain Ajax Amsterdam bernama, Abdelhak Nouri. Sayangnya publikasi tersebut bernuansa kesedihan, lantaran produk akademi Ajax berusia 20 tahun tersebut harus pensiun dini dari dunia sepakbola setelah mengalami kerusakan otak.

Sejumlah pemain Manchester United jua tak luput memberikan rasa simpatinya atas kisah yang menyedihkan ini. Mulai dari Robin van Persie hingga Memphis Depay, yang pernah merumput di PSV Eindhoven.

Begitu juga dengan Timothy Fosu Mensah yang pernah merumput bersama Nouri ketika berada di akademi Ajax Amsterdam. Dilansir dari Manutd.com, pemain berusia 19 tahun tersebut menyatakan bahwa minggu ini adalah salah satu momen teremosional dalam hidupnya.

“Saya bermain dengannya sedari usia delapan tahun, jadi kabar tersebut sangatlah menyedihkan. Menyulitkan juga bagi saya mendengar bahwa apa yang terjadi padanya,” terang Fosu-Mensah.

Pernyataan tersebut diucapkan oleh Fosu-Mensah saat menjalani sesi latihan bersama pemain United lainnya di Los Angeles, Amerika Serikat. Meski menyatakan sedih dan menyulitkan, Fosu-Mensah tetap mencoba untuk bisa fokus ke dalam latihan.

“Ada pepatah bilang bahwa hidup harus berjalan terus, namun setiap saya bangun yang pertama kali terbayang adalah kabar tersebut. Sungguh menyedihkan, saya telah berbicara dengan teman-teman saya di Ajax, kami mencoba untuk tetap kuat bersama.”

“Secara umum saya menikmati setiap sesi latihan di sini dan juga hari-hari di sini. Memang sulit apa yang terjadi, tapi setiap saat menyentuh bola, saya mencoba untuk tak memikirkannya. Setelahnya baru saya akan memikirkannya, mencoba mengontak beberapa teman (di Ajax). Namun kalau di lapangan saya akan fokus di lapangan terus,” lanjut Fosu-Mensah.

Melihat pernyataan dari Fosu-Mensah mengenai Nouri, tampaknya tidak terlalu berlebihan. Lantaran selama berkarir di Ajax, tidak ada tanda-tanda bahwa Nouri memiliki masalah di jantungnya.

Kejadian naas tersebut terjadi saat Nouri sedang berhadapan dengan Werder Bremen hari Sabtu (8/7) lalu. Awalnya tim medis menyatakan bahwa Nouri masih bisa melanjutkan karirnya sebagai pesepakbola. Namun kabar terkini menyatakan bahwa kesempatan tersebut telah pupus, karena terdapat kerusakan otak dalam diagnosisnya.

Nouri sendiri mengalami cardiac arrhythmia yang merupakan salah satu kelainan jantung. Detak jantung yang tidak sebagaimana mestinya membuat pasokan oksigen ke otak menjadi terganggu.

Blind Sampaikan Simpati Serupa untuk Nouri

Senada dengan Fosu-Mensah yang mengutarakan simpatinya terhadap Abdelhak Nouri, Daley Blind jua mengatakan hal yang sama. Dilansir dari Manutd.com, Blind mengatakan pernah berlatih bersama Nouri, saat remaja tersebut masih berstatus pemain akademi.

Blind yang meninggalkan Ajax pada musim panas tahun 2014 silam, mengatakan dirinya merasa terpukul mendengar kabar tersebut.

“Sangat menyedihkan bagi saya dan jujur sulit bagi saya untuk menggambarkan perasaan saya saat ini, serta bagaimana pikiran saya. Lalu juga bagaimana masyarakat Amsterdam dan seluruh dunia sepakbola mendengar kabar ini,” jelas Blind kepada MUTV pada Kamis (13/7) lalu.

Blind menggambarkan Nouri sebagai pemain yang bertalenta dan juga memiliki karakter yang baik sebagai manusia biasa. Kesan baik tersebut masih berbekas di hati Blind meski hanya berlatih bersama untuk beberapa sesi dan sejumlah pertandingan saja.

“Jujur saya tak tahu harus mengatakan apa. Namun yang jelas saya merasa sedih dan berharap yang terbaik untuk keluarga, teman-temannya, dan siapapun yang mengenal dia. Kami (United) mengirimkan dukungan untuk mereka yang membutuhkan,” lanjut pemain berusia 27 tahun tersebut.

Sama seperti Fosu-Mensah, Blind jua mengatakan kabar sedih ini mempengaruhi pikirannya saat tengah menjalani latihan di pramusim.

“Jelas menjadi lebih susah, karena ketika terjadi sesuatu seperti ini, sepakbola menjadi tidak penting lagi. Sepakbola adalah hal yang kita semua cintai, tapi hal ini adalah sesuatu yang buruk, yang harus ia jalani. Sepakbola menjadi tidak penting lagi ketika hal seperti ini terjadi.”

“Terakhir saya ingin menyampaikan lagi bahwa segala dukungan dan pikiran kami ada kepadanya (Abdelhak Nouri). Ketika menyangkut profesionalitas tentu kita harus tetap bekerja di lapangan. Namun di hari-hari seperti ini, tentu tidaklah mudah,” tutup Blind.

Apa yang terjadi kepada Abdelhak Nouri memang menjadi kabar menyedihkan untuk setiap insan sepakbola. Saat ini Nouri masih dalam perawatan tim dokter setempat, dengan status terakhir dalam kondisi koma. Mari kita harapkan yang terbaik untuk kondisi Nouri. Semoga!

Sumber : Manutd.com

Facebook Comments