in

Menolak Kedatangan Ronaldo Karena Umurnya adalah Kesalahan Besar

Prestasi megabintang Cristiano Ronaldo terus menanjak pada dua tahun ke belakang. Ia sukses meraih dua gelar Liga Champions dua musim berturut-turut. Tak hanya di level klub, pemain asal Portugal itu juga berhasil mengantarkan timnas Portugal menjuarai Piala Eropa 2016. Secara individu, Ronaldo sukses kembali meraih Ballon d’Or pada 2016. Catatan gol dan asisnya bahkan sangat fenomenal, dari 94 pertandingan, ia menyarangkan bola ke gawang lawan sebanyak 93 kali dan juga mencetak 27 asis.

Namun bukan berarti Ronaldo nyaman di Real Madrid. Beberapa waktu lalu ia mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap oknum fans Madrid yang kerap memberi sorakan sekalinya ia gagal mengumpan atau melakukan dribel. Akhir-akhir ini, Ronaldo bahkan diberitakan akan hengkang dari Spanyol usai ia dituduh menggelapkan pajak.

Ronaldo dituduh menggelapkan pajak sebesar 14,7 juta euro dari tahun 2011 hingga 2014. Otoritas Spanyol membuatnya menjadi berita publik dan membuat Ronaldo marah besar. Pengacara dan bahkan pihak Madrid sendiri pun meyakini bahwa Ronaldo tidak bersalah. Hal ini membuat ia semakin tidak nyaman berada di Spanyol dan ingin mencari klub baru.

Media asal Inggris, Mirror, bahkan mengungkapkan bahwa Ronaldo pernah berbicara dengan Sir Alex Ferguson tentang keinginannya untuk meninggalkan Madrid. Keduanya memang memiliki hubungan baik yang juga terlihat pada final Liga Champions di Cardiff. Ferguson terlihat menyelamati Ronaldo dan keduanya sempat berbicara.

Selain itu, Ronaldo juga ‘curhat’ tentang suasana tegang di kamar ganti Madrid, berkebalikan dengan kondisi ruang ganti di United yang selalu menyenangkan, menurut Ronaldo. Selain itu, eks presiden Madrid, Ramon Calderon meyakini bahwa Ronaldo akan hengkang dari Madrid.

“Saya pikir sangat sulit (mengubah pikirannya). Saya memiliki situasi yang sama dengan Manchester United ketika ia bilang ingin pergi dan saya merekrutnya. Ia mengatakan, ‘saya ingin pergi’ dan itulah yang terjadi,” ujar Calderon.

“Di tahun yang sama saya punya masalah dengan Robinho dan ia bilang ingin pergi. Sebagai presiden Anda tidak dapat melakukan apa pun selain membiarkannya pergi dan mendapatkan deal sebaik mungkin,” tambahnya.

Namun Calderon juga merasa bahwa klub manapun akan sulit mendapatkan Ronaldo karena berbagai hal. “Saya harap ia belum memutuskan hengkang tapi jika ia sudah membuat keputusan, akan sulit mengubah situasi. Sangat sedikit klub dapat memenuhi ekspektasinya: bukan karena mereka tak bisa membayar mahal, tapi karena mereka harus menawarkannya kemungkinan memenangkan gelar dan penghargaan personal.”

Jelas sulit mencari klub lain yang memiliki kans besar untuk meraih trofi seperti Madrid. Apalagi juara La Liga itu berhasil mencetak rekor impresif dengan mempertahankan gelar Liga Champions. Karena itu, klub-klub kaya sekalipun yang dikabarkan menginginkan jasa Ronaldo akan menghadapi situasi sulit untuk merealisasikan hal tersebut.

Namun berbeda dengan United. Tak dapat dipungkiri bahwa United adalah salah satu klub yang Ronaldo cintai. Ia memiliki memori baik di Manchester. Baik itu secara performa, prestasi, maupun kebahagiaan pada kehidupan sehari-hari. Ia juga pernah mengungkapkan kerinduannya terhadap sepakbola Inggris dan fans United tentunya.

Hal tersebut dapat menjadi kesempatan besar bagi United untuk mendatangkan kembali salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepakbola ini. Namun, dengan umurnya yang sudah mencapai angka 32, apakah transfer Ronaldo akan sukses? Terlebih dengan nilai transfernya yang masih terbilang sangat mahal.

Pemain hebat sekalipun mengalami penurunan performa pada umur Ronaldo, namun eks pemain Sporting Lisbon itu sendiri tak menunjukan tanda-tanda penurunan. Raihan golnya menjadi bukti. Selain itu, penting diketahui bahwa Madrid memperpanjang kontraknya hingga 2021 pada tahun 2016 lalu. Artinya, Madrid ingin Ronaldo tetap bermain untuk mereka hingga berusia 36 tahun.

Hal ini ditenggarai karena kondisi fisik dan etos kerja Ronaldo yang dapat membuat ia bisa terus bermain baik hingga umur setua itu. Antonio Gaspar, doctor timnas Portugal pernah mengungkapkan bahwa Ronaldo bukanlah atlet biasa. Sama seperti Zlatan Ibrahimovic, umur hanya sebuah angka bagi Ronaldo.

“Saya pikir seorang atlet bisa dengan mudah berkarir hingga umur 33. Faktanya, dalam kasus ini, saya mengesampingkan itu, dia akan berada lebih lama dalam puncak performanya, hingga umur 35. Ia adalah atlet super, jauh diatas rata-rata, ia juga seorang profesional yang selalu ingin sempurna dalam menjaga dirinya dan tidak meninggalkan aturan-aturan yang terkait dengan diet dan masa pemulihan stamina,” ujar Gaspar.

Artinya, sebuah kesalahan besar jika menolak kedatangan Ronaldo jika mempermasalahkan umurnya. Apalagi catatan golnya yang selalu luar biasa. Kecil kemungkinannya ia hanya mencetak dibawah 30 gol jika kembali ke United. Selain itu, kedatangan Ronaldo tentu akan menambah figur berpengalaman yang memiliki pengaruh besar bagi tim secara mental. Hal ini mengingatkan kita bagimana Ronaldo memotivasi rekannya di timnas Portugal kala menjalani adu penalti melawan Prancis di final Piala Eropa.

Tapi keputusannya tentu kembali kepada klub dan sebagai fans, kita tentu harus terus mendukung apapun keputusan yang diambil.

Facebook Comments